Kalimat Sungkeman Dengan Bahasa Jawa Halus

Sungkeman adalah tradisi yang cukup kental di tanah jawa. Sungkeman menggambarkan suatu pengabdian dan bakti anak kepada orang tua. Biasanya sungkeman dilakukan pada saat hari Raya Idul Fitri. Sungkeman juga dilakukan pada saat acara pernikahan.

Sungkeman dilakukan anak kepada orang tua atau yang dituakan. Sang anak bersalaman dengan posisi bersimpuh di depan oarang tua dengan memohon maaf dan doa restu bagi sang anak. Kemudian akan dibalas dengan jawaban dari orang tua yang memaafkan dan mendoakan yang terbaik bagi sana anak.

kalimat sungkeman dengan bahasa jawa halus

Nah, itulah sekilas tentang tradisi sungkeman yang sudah ada secara turun temurun di jawa.

Walaupun lebaran masih lama namun kali ini Saya akan membahas tentang sungkeman.

Karena Saya orang jawa otomatis bahasa yang digunakan pada saat sungkeman adalah bahasa jawa halus. Untuk kalian yang juga berasal dari suku jawa sebaiknya baca artikel ini sampai habis supaya acara sungkeman dengan orang tua kalian besok dapat berlangsung dengan lancar.

Biasanya sungkeman pada saat lebaran menggunakan bahasa jawa yang halus. Tidak mungkin dengan bahasa jawa yang seadaanya atau bahasa yang ngoko karena kurang sopan dan kurang enak didengar.

Masalahnya pemuda pemudi jaman sekarang sangat sedikit sekali yang mampu berbahasa jawa yang halus.

Saya pun mengakui kemampuan bahasa jawa halus Saya jauh dari kata sempurna.

Ini kalimat sungkeman dengan bahasa jawa yang paling mudah

Ngaturaken sugeng riyadi sedoyo lepat nyuwun pangapunten

Helooow … itu sih anak kecil juga bisa.

Kali ini saya ingin share  bagaimana sungkeman dengan bahasa jawa halus. Nanti kalian hafalkan ya buat dipraktekin pas lebaran. Mumpung waktu masih lama, jadi masih bisa banyak buat latihan hehehe..

Kalimat Sungkeman Dengan Bahasa Jawa Halus

Ini contoh kalimat sungkeman dengan bahasa jawa halus

Kula sowan wonten ing ngarsanipun Ibu
Sepisan, caos sembah pangabekti
mugi katur ing ngarsanipun Ibu
Ongko kalih, mbok bilih wonten klenta-klentunipun
atur kula saklimah
tuwin lampah kula satindak
ingkang kula jarag lan mboten kula jarag
ingkang mboten ndadosaken sarjuning panggalih
Mugi Ibu kersa maringi gunging
samodra pangaksami
Kula suwun kaleburna ing dinten riyadi punika
Lan ingkeng putra nyuwun
berkah saha pangestu
Kata ibu nanti bisa kalian ganti dengan bapak, pakde, budhe, dll .. tergantung dengan siapa kamu sungkeman.
Setelah itu kemudian orang tua memberikan jawaban kurang lebihnya seperti ini
Semono uga aku, wong tuwa
uga akeh klera-klerune
Kowe uga ngagungna pangapura
Ora luwih, kowe bisaa
kabul kang dadi ancas
lan dadi gegayuhanmu
Ora luwih, aku wong tuwa
mung bisa ndedonga marang Pangeran
Iya, kowe dak pangestoni
Selesailah acara sungkeman. Jangan lupa ucapkan terima kasih dalam bahasa jawa, “matur sembah nuwun”.
Nah, itu lah tadi kalimat sungkeman dalam bahasa jawa halus yang bisa kalian gunakan besok pada saat lebaran. Cukup sekian ya, .. kalo kalian ada contoh kalimat sungkem dengan bahasa jawa versi lain boleh dong di share melalui kolom kentar dibawah ini.
Thanks buat yang udah baca, jangan lupa share. Salam blogger
Iklan

8 responses to “Kalimat Sungkeman Dengan Bahasa Jawa Halus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s